IBCA-MMA Lampung Bersemangat Ikuti PON Beladiri di Manado

 DL/Bandarlampung|MMA-IBCA|14012026

---- Pengurus Provinsi Indonesia Bela Diri Campuran Amatir IBCA atau Mixed Martial Arts Lampung akan segera menyiapkan para petarungnya menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri sesi 2 di Manado Sulawesi Utara, Agustus 2026.

Ini disampaikan Ketua Pengprov IBCA-MMA, Ahmad Kurniawan dan Unggul, sekretaris umum usai melakukan rapat koordinasi dengan KONI Provinsi Lampung, Selasa 14 Januari 2026.

Kepada media ini Kurniawan mengatakan bahwa kendala terbesar bagi IBCA-MMA adalah sarana dan prasarana, baik tempat latihan maupun peralatan.

“Kami sebagai cabang olahraga baru memang masih sangat kesulitan untuk memenuhi beberapa sarana dan prasarana yang ideal. Selama ini kami latihan dalam situasi seadanya dan bermodal semangat yang tinggi, namun Alhamdulillah di Kejuaraan Nasional di Mako Brimob Kelapa Dua pada akhir tahun lalu meraih hasil yang baik,” Kata Kurniawan.

Kontingen Lampung saat itu mengirimkan 9 petarungnya dan membawa pulang 7 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Lampung.

Dari 7 medali emas itu terdapat 4 petarung senior yang akan terus dipantau dan tidak perlu masuk dalam seleksi karena jaminannya sudah diikut sertakan ke PON Beladiri jika meraih medali emas di Kejurnas.

“Pada pertemuan dengan Waketum II KONI Lampung, kami mengajukan beberapa saran pokok seperti Octagon dan juga peralatan lain. Octagon merupakan arena pertandingan IBCA-MMA yang standar. Dan sudah disampaikan oleh Waketum KONI akan diupayakan dibantu, karena ini arena pertandingan yang penting untuk adaptasi para atlet Lampung di arena yang sesungguhnya,” tambah Kurniawan.

Desentralisasi

Sementara Sekum Pengprov IBCA-MMA Lampung, Unggul, menambahkan bahwa dalam rangka menyiapkan para fighter nya ke PON Beladri, saat ini seluruh atlet masing berada di Pengkab dan Pengkot masing-masing untuk berlatih secara desentralisasi.

“Benar. Saat ini kami masih desentralisasi. Pelatihan sementara desentralisasi dulu dan beberapa bulan ke depan mungkin kami akan terapkan sentralisasi. Sehingga mereka bisa saling bertemu dan sparing paling tidak seminggu dua kali. Dan latihannya juga intensif, karena berada di satu tempat,” kata Uunk, panggilan akrab Unggul.

Saat ini ada 11 Pengkab dan Pengkot, yang mana nanti pada April 2026 akan diadakan seleksi terbuka untuk memilih yang terbaik sehingga benar-benar siap untuk turun di arena besar PON Beladiri Manado.

“Seleksinya terbuka. Kami tidak mau ada koneksi atau ewuh pakewuh kepada atlet. Hanya yang bagus yang lolos seleksi lah yang akan berangkat. Tidak ada istilah kedekatan dengan pelatih atau pengurus. Itu cara-cara kuno. Maaf kami harus seleksi secara bersih, karena kami bertanggungjawab atas anggaran dari rakyat Lampung, dan akan kami pertanggungjawabkan dengan prestasi,” tambah Uunk.

Ada 36 kelas yang dipertandingkan kelak di PON Beladiri yakni nomor Stand Up ada 9 kelas putra dan 9 kelas putri. Kemudian nomor MMA ada 9 kelas putra dan 9 putri.

“Setelah mengikuti test fisik dari KONI Lampung, kami akan melakukan seleksi terbuka dan akan dipilih yang terbaik di kelasnya. Kalua estimasi kami, ada 12 atau 13 kelas yang kelak akan kami ikuti. Semoga ini benar-benar pada posisi yang baik,” tutur Uunk.

Pengurus IBCA – MMA Lampung meminta doa masyarakat Lampung, dan mengimbau kepada seluruh atlet agar mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi pada bulan April 2026. (*don)